Berita

Haji Hasan Gipo dan Kisahnya tentang Kereta Api

PERADABAN.IDKiai Haji Wahab Hasbullah suatu ketika, berdebat sengit dengan Muso, salah satu tokoh penting Partai Komunis Indonesia (PKI). Keduanya terlibat perdebatan mengenai keberadaan Tuhan.

Sebagai salah satu gembong PKI, Muso kerap mematahkan pandapat Kiai Wahab. Seribu pendapat yang dilontarkan oleh Kiai Wahab, tak mempan bagi seorang Muso yang atheis.

Sengitnya perdebatan dua tokoh ini kemudian membuat geram H. Hasan Gipo. Ketua Umum PBNU 1926 ini mengambil inisiatif untuk menjatuhkan hujjah Muso dengan cara adu keberanian.

Keturunan Arab dan Bugis itu pun lantas mengajak Muso adu berani dengan cara ditabrak kereta api. Muso pun menerima tantangan itu.

Di tengah rel kereta keduanya lantas berdiri. Saat deru suara kereta sudah semakin dekat, dia (Muso) akhirnya melarikan diri, karena takut akan kematian.

Baca juga:

Dengan cara seperti ini, Hasan Gipo mematahkan pendapat Muso yang mengatakan Tuhan tidak ada.

Seandainya tuhan tidak ada bagi Muso, tulis Amirul Ulum, tentunya dia tidak akan lari ketika kereta api akan menabraknya. Akan tetapi, karena kesombongan yang terjangkit dalam diri Muso sudah semakin hitam hingga sulit untuk mendapatkan petunjuk dari Allah meskipun seribu hujjah seudah mematahkan argumennya.

Sumber: Muassis Nahdlatul Ulama: Manaqib 26 Pendiri Nahdlatul Ulama (Amirul Ulum, 2022).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button