Launching HSN, Gus Men: Anugerah Pemerintah yang Harus Diperjuangkan dengan Prestasi

PERADABAN.ID – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Men) menegaskan, Hari Santri Nasional (HSN) merupakan hari dimana kita mengenang para santri terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.
“Hari Santri adalah pemberian, anugerah, penghargaan dari Pemerintah Presiden Joko Widodo kepada santri yang telah berjasa memperjuangkan kemerdekaan negeri ini,” ujar Menag dalam peluncuran peringatan Hari Santri Nasional di UIN KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Selasa (28/9).
Gus Men, sapaan akrabnya, mengatakan Hari Santri dianugerahkan sebagai pengakuan atas jasa masa lalu, bukan pengakuan atas apa yang dilakukan sekarang.
Untuk itu, Gus Men mengajak santri, mahasiswa, dan masyarakat untuk meneruskan perjuangan para penduhulunya dengan cara belajar secara sungguh-sunggu dan menorehkan perubahan positif.
Mungkin anda juga suka
- Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
- Gus Dur Didepak dari Istana tapi Tidak Melawan, Begini Penjelasan Gus Men
“Gunakan kesempatan yang ada untuk menempa diri dan mengukir prestasi,” terang Ketua Umum PP GP Ansor itu.
Selain itu, Menag juga mengingatkan kepada para santri tentang adanya pihak yang benci dengan kemajuan santri dan pesantren. Mereka, belakangan, melakukan generalisasi secara berlebihan atas peristiwa yang terjadi di pesantren.
Putra KH Cholil Bisri itu mencontohkan ketika ada satu atau dua santri yang diduga melakukan tindak kekerasan, hal itu kemudian digeneralisasi seakan menjadi potret perilaku umum para santri.
Gus Men berpesan, kebencian orang lain jangan dilawan dengan kebencian yang sama. Jika orang lain tidak suka dengan para santri, itu harus dijawab dengan prestasi.
Mungkin anda juga suka
- Kurangi Dampak Kenaikan Harga BBM, LAZISNU PBNU Salurkan Zakat
- Resmikan UIN KH Abdurrahman Wahid, Gus Men: Kunci Utama Gus Dur Adalah Humanisme
“Kebencian itu harus dilawan dengan prestasi, belajar yang benar dan sungguh-sungguh, sehingga apa yang dituduhkan oleh orang yang tidak suka dengan gemilangnya para santri itu terjawab karena para santri benar-benar bisa diandalkan,” tukasnya.
Pada peluncuran Hari Santri Nasional (HSN) 2022, Gus Men mengenalkan tema dan logo peringatan Hari Santri 2022. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”.
“Tema tersebut mengandung pesan bahwa santri adalah pribadi yang selalu siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Santri dengan segala kemampuannya, bisa menjadi apa saja, tapi tidak melupakan tugas utamanya menjaga martabat agama dan kemanusiaan,” pungkasnya.




2 Comments