Berita

Usai Digelar, Alissa Wahid Berharap R20 Jadi Gerakan Nyata

PERADABAN.ID – Religion Forum G20 atau R20 yang diinisiasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Bali dan Yogyakarta usai digelar.

Ketua PBNU Alissa Wahid berharap R20 tidak berhenti di acara seremonial atau rapat-rapat semata. Akan tetapi bisa ditransformasikan menjadi satu gerakan yang nyata di tengah masyarakat dunia.

“Harapan saya R20 tidak hanya berhenti pada seremoni atau pada ruang-ruang sidang seperti ini. Tapi memang bisa ditransformasikan menjadi gerakan yang real,” tuturnya dikutip dari kanal Youtube TVNU pada Senin (7/11/2022).

Menurutnya, organisasi agama merupakan organisasi yang paling mendapatkan dukungan. Sebab organisasi agama tidak lagi membicarakan kepentingan agenda kelompoknya semata. Sehingga perlu pemuka agama membawa nilai bersama menjadi agenda bersama.

“Tetapi sudah mulai berpikir bahwa agenda bersama sebagai satu dunia itu lebih penting. Maka harapan kita nilai-nilai bersama dapat kita tumbuhkan,” lanjutnya.

Baca Juga

Dirinya menyebut bahwa nilai tasamuh, itidal, tawazun dan tawasuth menjadi nilai yang sudah hidup dan menghidupi Nahdlatul Ulama (NU).

“Kita ingin agar nilai-nilai seperti ini yang kita yakini juga di agama-agama lain juga ada itu juga diperkuat dan tentu amar ma’ruf nahi munkar,” imbuhnya.

Para pemuka agama di Yogyakarta diajak ke lokasi tempat peribadatan umat Buddha dan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Hal ini dilakukan, untuk memperlihatkan kehidupan harmonis masyarakat Indonesia di tengah ragam perbedaan yang ada.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button