Hadiri Forum Pemred, NU-Muhammadiyah Saling Lempar Kelakar

PERADABAN.ID – PBNU dan Muhammadiyah saling melempar kelakar di acara Forum Pemred beberapa hari yang lalu. Keduanya seolah mengamini bahwa dua organisasi tersebut mempunyai magnet untuk para kontestan politik.
Mulanya, adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf yang mengaku bahwa NU kerap digunakan identitasnya dalam politik praktis. Sehingga menurutnya, NU tidak seberentung Muhammadiyah dalam menjaga jarak dengan politik.
“NU ini mau lari pun dikejar-kejar,” kelakar Gus Yahya.
Untuk itu, Gus Yahya dan jajaran di PBNU mempunyai perhatian khusus agar dinamika politik tidak menyeret identitas NU diperalat sebagai senjata.
Baca Juga
- Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
- Munajat Kebangsaan, Doa Waketum PBNU untuk Umat Islam, Ulama, NU dan Indonesia
Menanggapi kelakar Ketum PBNU, Sekretaris Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengamini keterjarakan NU dan politik memang dekat. Menurutnya, hal ini dikarenakan bintang 9 yang menjadi idetitas NU
“Tetapi kalau NU ditarik-tarik itu memang sudah sesuai karena di NU itu bintangnya ada 9. Sehingga bintang itu ke mana kita memang tidak tahu,” canda Abdul Mu’ti.
“Nah Muhammadiyah tidak bisa ditarik-tarik karena pertama sedikit, yang kedua mataharinya cuma satu,” lanjutnya disambut riuh tawa hadirin.
Hadir sebagai pembicara utama pada acara tersebut Agus Harimurti Yudhoyono, Airlangga Hartanto, Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno.




2 Comments