Gus Yahya; “…. Buya Syafii Maarif ….”

PERADABAN,ID, JAKARTA – Berpulangnya Buya Syafii Maarif, Jumat kemarin, menjadi hamparan duka bagi seluruh umat dan bangsa Indonesia. Tidak terkecuali, bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“Maka, kami tidak hanya berbelasungkawa, kami bersungkawa. Bersama-sama dengan bapak-ibu, saudara-saudara sekalian dan seluruh bangsa Indonesia,” tutur Gus Yahya dalam acara Takziah Virtual atas Berpulangnya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif (28/5/2022).
Baca Juga Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
Ketua Umum PBNU ini juga menuturkan kedekatannya dengan Buya Syafii Maarif pada pertengahan 80-an. Menurutnya, sebagai salah satu dari anak-anak muda waktu itu yang tidak terlalu mengerti arah, Buya Syafii merupakan sosok pengayom.
“Kami yakin bahwa segala hikmah dan maslahah yang dihadirkan oleh Buya dalam kata-kata dan tindakan beliau, dalam ajaran-ajaran beliau, sungguh merupakan pancaran langsung dari jiwa beliau yang tulus,” lanjutnya.
Gus Yahya juga menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa sowan ke Yogyakarta. Dia melanjutkan, bahwa segala visi, perjuangan dan idealismenya beliau adalah tanggung jawab bagi penerusnya.
Baca Juga Tahunnya Nahdlatul Ulama
“Sekarang apa yang buya perjuangkan dengan visi dan idealisme beliau, menjadi tanggung jawab kita semua. Semoga barokah dari segenap perjuangan Buya seumur hiduo, akan terus tanpa putus menaungi kita di dalam perjuangan kita, pergulatan kita, mengarungi lautan sejarah yang terhampar di depan kita semua,” lanjutnya.
Dalam penutup takziahnya, Gus Yahya memohonkan doa kepada Allah Swt. untuk kita semua dan Buya Safii, agar disempurnakan kesabaran kita, agar diberikan ampunan kepada kita semua dan Buya.
“…. Buya Syafii Maarif….” tutupnya diakhiri ucapan salam.




One Comment