Gus Rifqi Terkait Banjir-Longsor Pekalongan, Minta Bagana Komunikasi Multidimensi Diperkuat

PERADABAN.ID – Dua pekan yang lalu, Kabupaten Pekalongan dilanda banjir dan longsor. Bencana ini mengakibatkan sejumlah kerusakan dan menyebabkan korban jiwa. Akibatnya, status tanggap darurat diperpanjang sesuai hasil Rapat Pemkab dan DPRD Kabupaten Lamongan tidak lama ini.
Menanggapi hal tersebut Sekretaris Jenderal GP Ansor H A. Rifqi Al Mubarok meminta Banser Tanggap Bencana (Bagana) memperkuat komunikasi multi lembaga di bawah naungan PBNU.
“Kepada relawan NU Peduli, BAGANA, serta LPBI PBNU agar memperkuat komunikasi multi lembaga Nahdlatul Ulama,” kata Gus Rifqi di Pekalongan pada Minggu (26/1).
“Lakukan komunikasi juga dengan Pemerintah Daerah agar supaya relawan NU Peduli sinergi dengan Pemerintah Daerah serta memahami kondisi dan situasi bencana, utamanya yang terjadi di Kecamatan Patungkriyono,” lanjutnya.
Baca juga:
- Bang Ketum Addin ke Ansor Korsel: Jaga Ukhuwah Jamiyah, Pelajari Inovasi dan Kemajuan Industri Korsel
- Hadiri Diklat Terpadu Dasar Ansor Korsel, Gus Rifqi Ingatkan 3 Konstruksi Organisasi dan Kaderisasi
Gus Rifqi juga berpesan bahwa mitigasi bencana perlu dilakukan untuk mengurangi risiko bencana dengan mengedepankan edukasi penanggulangan bencana berbasis keluarga.
“Oleh karena itu penting menjaga lingkungan dimulai dari keluarga, mulai dari hal-hal kecil seperti menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Syukur-syukur bisa menanam pohon di mana kita tinggal,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Rifqi menyerahkan bantuan dari LAZISNU PBNU berupa uang sebesar 20 juta rupiah yang secara simbolik diterima oleh tim Bagana dan LPBI.
“Semoga dengan bantuan ini, bisa meringankan masyarakat terdampak bencana. Kondisi segera pulih, dan aktivitas bisa normal kembali,” pungkasnya.



