Berita

Hadiri Peringatan Harlah ke-90 GP Ansor di Malaysia, Gus Addin: NU-Ansor untuk Lintas Batas Negara

PERADABAN.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Gus Addin menegaskan bahwa keberadaan dan perjuangan Nahdlatul Ulama dan Gerakan Pemuda Ansor harus dirasakan oleh masyarakat dunia.

“Ansor didirikan tidak hanya untuk menjaga Indonesia, tapi juga dunia. NU dan Ansor memang harus lintas batas negara,” kata Gus Addin dalam gelaran Halalbihalal dan Peringatan Harlah ke-90 GP Ansor di Malaysia, Minggu (12/5).

Perjuangan untuk keagamaan, kemanusiaan dan kerakyatan merupakan khidmat yang bisa dilakukan Ansor dan satu sama lain pantang terpisah. Nilai keagamaan yang menjadi pijakan khidmat, mempunyai nilai luhur yang bersifat universal untuk menopang perjuangan lainnya.

Baca Juga

“Dan ketika kita berjuang tentang nilai luhur sama artinya berjuang untuk kepentingan agama itu sendiri. Karena prinsip-prinsip dan praktik agama, tidak mungkin dilaksanakan tanpa kedamaian, tanpa adanya kemanusiaan, ketentraman dan ketertiban masyarakat,” lanjutnya.

Gus Addin mengapresiasi Pimpinan Cabang GP Ansor Malaysia yang terus eksis dalam khidmat organisasi. Menurutnya, Ansor Malaysia telah mampu melampaui keterbatasannya dengan terus melakukan konsolidasi dan kaderisasi.

“Dengan segala keterbatasan, mengonsolidir organisasi, memaksimalkan kaderisasi, bikin acara di mana-mana, itu langkah yang luar biasa,” tegasnya.

Sahabat Nur Khalim, Ketua PC GP Ansor Malaysia mengatakan bahwa Ansor di Malaysia sudah memasuki periode kedua sejak tahun 2018. Ansor bersama dengan Banom NU Malaysia terus mengampanyekan keberadaan dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama kepada masyarakat Malaysia secara luas.

Baca Juga

“Sahabat-sahabat Ansor ada di mana-mana. Pada tahun 2016, NU belum dikenal secara luas. Dan sekarang sudah dikenal,” terangnya.

Bahkan, mereka sudah mempunyai aset penting yaitu Pondok Pesantren di Malaysia yang dikelola secar bersama-sama. Semangat ini tentu saja berpijak dari keberlanjutan estafet kepemimpinan meneruskan yang dilakukan generasi sebelumnya.

“Gerakan Pemuda Ansor adalah satu estafet generasi tua. Wajah NU di Malaysia tergantung dengan pemuda Ansor saat ini,” tegasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button