Berita

Gerakan Green Pesantren, Implementasi Merawat Jagat Membangun Peradaban

PERADABAN.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi meluncurkan Program Pesantren Hijau atau Gerakan Green Pesantren. Peluncuran program ini dilakukan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/9/2022).

Diinisiasi Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PBNU bekerja sama dengan Bank Mega Syariah, bersama Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Gerakan Green Pesantren ditujukan untuk mendorong kesadaran santri akan lingkungan sebagai implementasi dari ikhtiar merawat jagad dan membangun peradaban.

“Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim kami nyatakan dibuka dan dilaksanakan,” tutur Ketua PBNU H Choirul Saleh Rasyid membuka Kick Off dan Workshop Program Pesantren Hijau.

Baca Juga

Menurutnya, santri merupakan agen transformasi nilai-nilai dan budaya ke dalam perilaku kehidupan sehari-hari melalui berbagai pengetahuan yang didapatkan dari kiai di pondok pesantren. Sehingga santri mempunyai kesadaran untuk menjaga alam dan lingkungan.

Sebelumnya, Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al-Bahar menilai bahwa di dalam manusia ada potensi yang luar biasa sekali. Dirinya mengatakan bahwa ada kesadaran dan perhatian yang cenderung mengarah pada hak-hak alam, setelah sebelumnya berbicara panjang lebar tentang hak asasi manusia.

“Kita sekarang berhadapan dengan bagaimana mengajak umat Islam untuk mengembangkan hak alam semesta,” kata Habib Ali.

Dengan demikian, fiqih lingkungan (fiqhul bi’ah) bisa kembali dan perlu banyak dikaji untuk didudukkan dalam realitas lingkungan yang saat ini berkembang.

“Alam ini adalah amanat yang Allah berikan kepada kita, lingkungan itu mendapatkan bagian dari apa yang kita lakukan,” lanjutnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button