Tanam Mangrove dan Bersih-bersih Pantai, Hari Santri 2023 Diapresiasi

PERADABAN.ID – Hari Santri 2023 diapresiasi oleh sejumlah pihak. Diantaranya oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Masruroh MA, Direktur Wisata Pertemuan, Konvensi, Insentif dan Pameran Kemnparekraf RI menilai langkah yang diambil PBNU ikut mendorong potensi wisata mangrove di pantai Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur.
“Karena Surabaya ini sedang dikembangkan untuk kawasan wisata baru yang tidak hanya sebagai pusat wisata belanja dan bisnis, tapi juga bagaimana mengembangkan potensi-potensi lain seperti mangrove,” ujarnya.
Kendati terlihat sederhana, tapi menurutnya, mengandung manfaat yang luar biasa sebab bisa menciptakan ekosistem baru seperti biota-biota, menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Sekali lagi saya sangat mengapresiasi langkah santri untuk negeri, darma baktinya yang sudah diwujudkan dari dulu kecintaannya terhadap bangsa ini,” lanjutnya.
Baca juga:
Hal senada juga disampaikan Widodo, Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini diapresiasi dan dinilai sebagai bentuk lain memaknai jihad yang terjadi pada 22 Oktober silam dengan memerangi penjajah.
“Jihad santri adalah dalam semua lini atau aspek yang membangun negara, salah satunya adalah jihad dalam menjaga lingkungan dengan bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove,” katanya.
Dipilihnya pantai Romokalisari sebagai lokasi kegiatan ini karena merupakan muara sungai yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya sampah. Sementara, budaya membuang sampah sembarangan masih melekat di masyarakat yang terkumpul di muara sungai pantai Romokalisari.
“Karena banyak sampah yang harus kita bersihkan agar ekosistem pantai mangrove yang ada di sini bisa baik dan nanti ikan, kepiting dan lainnnya bisa hidup dengan baik agar menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar,” tandasnya. (HS)



