PBNU-BI Akan Kick Off Kemandirian Ekonomi Warga NU

PERADABAN.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Bank Indonesia (BI) akan Kick Off Kemandirian Ekonomi Warga Nahdlatul Ulama. Hal ini menjadi rangkaian puncak setelah pelaksanaan 3 (tiga) klaster Focus Group Discussion (FGD) yang digelar kedua lembaga.
“Forum Group Discussion (FGD) sebanyak tiga kali dengan peserta 100 pondok pesantren yang terbagi atas tiga klaster, antara lain pertanian/perkebunan, perikanan/peternakan, dan digitalisasi keuangan/sertifikasi halal,” dilansir dari NU Online, pada Sabtu (6/5/2023).
Kick Off Kemandirian Ekonomi Warga Nahdlatul Ulama merupakan tindaklanjut dari kerja sama yang sudah ditandatangai oleh kedua belah pihak pada Desember 2022 lalu. PBNU menggelar rapat bersama dengan BI untuk mematangkan ragam program.
Baca juga:
- Ketua Umum PBNU Resmi Lantik PWNU Provinsi Gorontalo
- Gus Yahya: Posisi Fiqh Dapat Berubah Seiring dengan Perubahan Realitas
Disampaikan dalam rapat tersebut, program-program yang sudah disusun PBNU mengenai pengembangan ekonomi syariah untuk mendorong penguatan kapasitas ekonomi di kalangan pesantren sebagai upaya akselerasi ekonomi dan keuangan syariah.
“Program-program yang disepakati antara kedua belah pihak diharapkan dapat menciptkan iklim yang kondusif dari hulu hingga hilir bagi perekonomian prondok pesantren,” kata Ketua PBNU H Choirul Sholeh Rasyid.
Selain Ketua Pengarah Kelompok Kerja (Pokja) Penguatan Ekonomi Pesantren PBNU-BI, juga hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kepala Departemen Ekonomi Syariah BI Diana Yusmanita dan Anggota Pokja Basnang Said.




2 Comments