Delegasi Tokoh Agama dan Kedubes Sambut Baik Forum R20

PERADABAN.ID – Sejumlah delegasi Kedutaan Besar (Kedubes) anggota G20 dan tokoh agama mengampresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Religion Forum (R20) yang digawangi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyatakan bahwa pertemuan perdana ini membahas prioritas dan rencana kerja R20 dalam menerjemahkan visi agama sebagai sumber solusi global, menebar nilai moral dan spiritual.
“Diharapkan bisa menjadi solusi dalam menjawab problem sosial keagamaan dalam skala global,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Lateh, Rembang itu.
Forum ini dinilai sebagai langkah penting untuk mengajak para pemuka agama untuk membicarakan problem agama di tengah masyarakat secara terbuka dari konteks masing-masing.
“Ini langkah yang penting sekali dan besar. Saya senang bahwa NU di Indonesia mengambil langkah ini,” kata Sekretaris Umum Indonesia Conference on Religion and Peace) Johannes Hariyanto, dilansir NU Online.
Baca Juga
- Kunjungi PBNU, Menlu Singapura Bahas Kerja Sama Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam
- Penyesuaian Harga BBM, Ketum GP Ansor: Bentuk Keadilan Subsidi untuk Rakyat
- Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
Melalui Forum ini, Kepala Departemen Marturia Huria Kristen Batak Protesta (HKBP) Pendeta (Pdt) Daniel Harahap berharap bisa menghasilkan langkah yang lebih maju dari sekadar meningkatkan toleransi, yakni meningkatkan kerja sama.
“Kami berharap ada langkah yang lebih maju, bukan sekadar meningkatkan toleransi tapi juga kerja sama,” tutur Pdt Daniel.
Di kesempatan yang sama, Wakil Duta Besar Rusia Veronika Novoselteva mengatakan forum ini akan mempererat relasi internasional sekaligus menjadi langkah strategis bagi keberlangsungan umat beragama dunia. Terutama bagi Rusia sebagai salah satu negara multiagama.
Diketahui, PBNU menggelar pertemuan perdana (Introductory Meeting) Forum R20 di Jakarta, pada Senin (5/9/2022). Selain perwakilan dari Kedubes, juga hadir perwakilan lembaga dan organisasi masyarakat dan keagamaan di Indonesia.




One Comment