Gus Yaqut Soal Mimpi Indonesia: Kompas Toleransi

PERADABAN.ID – Menteri Agama (Menag) RI H Yaqut Cholil Qoumas bermimpi Indonesia menjadi kompas toleransi. Hal ini ia sampaikan saat dirinya ditanya Iryanda Mardanus – salah satu host – acara puncak perayaan Kompas TV HUT ke-12.
Iryanda, memulai pertanyaan dengan narasi bahwa Indonesia selalu dekat dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, toleransi ada di dalamnya.
Keberagaman ini kemudian mempertanyakan tentang konsepsi dan operasionalisasi upaya saling menghormati satu sama lain yang berbeda keyakinan.
“Dari persepektif keberagaman keyakinan di Indoneisa dan kaitannya dengan merawat toleransi, apa mimpi Indonesia dari sisi Gus Menteri Agama?” tanyanya di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, pada 11 September 2023.
Baca juga:
- NU Care-LAZISNU Cilacap Salurkan Bantuan Air Bersih dalam 16 Tahap dengan Total 516,5 Ribu Liter
- Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
Di sela menjawab pertanyaan tersebut, Gus Men – sapaan akrabnya – mengatakan bahwa tiga tokoh sebelumnya yaitu Erick Thohir, Susi Pudjiastuti dan Anis Baswedan sudah menyampaikan mengenai mimpi-mimpi besar Indonesia.
“Saya punya mimpi yang tidak terlalu besar. Tapi yang paling penting adalah bangun dari mimpi itu dan melaksanakannya,” kata Gus Men.
Seperti komitmen dan pernyataan sebelumnya, narasi Gus Men mengenai Indonesia tidak pernah surut. Dirinya menginginkan sebuah kemerdekaan beribadah bagi warga Indonesia, di tengah takdir kodrati tata negara yang beragam dan plural.
“Ini membangun sebuah kemerdekaan bagi seluruh warganya supaya mereka bisa beribadah sesuai dengan keyakinannya,” lanjutnya.
Sehingga lanjutnya, keberbedaan yang dimiliki Indonesia ini, menjadi – tadi kalau istilah Pak Anis itu – Kompas bagi toleransi di dunia.




2 Comments