Berita

Rais Aam PBNU Kenang Kiai Ali Manshur

PERADABAN.ID, BANYUWANGI – KH Miftachul Akhyar Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasi kepada PCNU Banyuwangi yang telah menginisiasi langkah penting dalam pengabadian Shalawat Badar. Shalawat Badar ini diabadikan dalam sebutan Banyuwangi sebagai Bumi Shalawat Badar.

Shalawat Badar merupakan karya besar dan penuh nilai sejarah yang dikarang Kiai Ali Manshur Shidiq, Ketua PCNU dan Kepala Kandepag Banyuwangi saat itu.

Baca Juga Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru

“Biasanya orang yang ada nama Ali-nya, yang saya ketahui adalah orang hebat. Termasuk  Kiai Ali Manshur pencipta Shalawat Badar,” tutur Kiai Miftach dalam sambutannya pada Ahad (29/5/2022).

Dalam catatan sejarah, Shalawat Badar ini diciptakan dan dipopulerkan ke pelosok negeri untuk menandingi lagu “genjer-genjer”-PKI. Tak berlebihan jika lagu ini juga menjadi irama penyemangat langkah juang dalam peristiwa kelam masa lalu, terutama saat berhadapan dengan PKI. Maka menjadi tepat, jika Banyuwangi dinobatkan sebagai Bumi Shalawat Badar.

Baca Juga Gus Yahya; “…. Buya Syafii Maarif ….”

Peluncuran ini dilakukan di tengah acara Halal bi Halal PCNU bersama seluruh pesantren se-Banyuwangi, dengan simbolisasi penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU, Hj. Ipuk Fiestiandani Bupati Banyuwangi dan KH M Ali Makki Zaini Ketua PCNU Banyuwangi.

Bertempat di Hotel Ketapang Banyuwangi Jawa Timur, dihadiri oleh 400 kia pengasuh pesantren, serta pejabat publik seperti Khofifah Indar, Prof. Nizar Ali, Sofyan Djalil dan perwakilan dari Forkopimda Jawa Timur.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button