LAZISNU Harus Mewakili Kebesaran NU di Bidang LAZ

PERADABAN.ID, Jakarta – Nahldatul Ulama (NU) akan memasuki usia satu abad. Di usia yang sudah matang ini, segala program di tingkatan strukur, Badan Otonom (Banom), sekaligus Lembaga yang ada musti ditujukan untuk meneguhkan dan menjadi representasi kebesaran NU, termasuk Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).
“Organisasi terbesar di dunia, kalau menurut data, dari 270 juta penduduk Indonesia, umat Islamnya 90 persen, separuh lebih adalah warga Nahdlatul Ulama,” kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama H Choirul Sholeh Rasyid, Sabtu (6/8/2022).
Baca Juga
- Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
- Kebangkitan Kedua NU, Waketum PBNU Berharap LAZISNU Menjadi Penopang Kegiatan Sosial dan Investasi Sumber Daya Manusia
- Susun Renstra, LAZISNU; Profesional dan Bertanggung Jawab
Kebesaran NU memberikan tantangan tersendiri bagi LAZISNU. Menurutnya, Lembaga ini dinilai harus mampu mewakili kebesaran NU di bidang LAZ untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Tantangan ini harus juga dijawab dengan (moto) ‘mantap‘ tadi, modern, akuntabel, transparan, amanah dan profesional,” lanjutnya.
Untuk merespon tantangan itu, H Choirul Sholeh juga memberikan beberapa catatan. Menurutnya, Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) betul-betul bisa mewakili kebesaran NU. Hal ini bisa diukur dengan kepercayaan-kepercayaan yang akan diberikan oleh masyarakat dunia terhadap LAZISNU.
Berita Lain tentang LAZISNU
- Habib Ali: LAZISNU dari Indonesia Akan Menyentuh Seluruh Dunia
- LAZISNU Teladan Dunia, PBNU; Transparan dan Profesional
- Silaturahmi LAZISNU Se-Dunia: LAZISNU Beri Hadiah untuk 4 UPZIS Berprestasi
- Apresiasi Kerja Relawan, LAZISNU Akan Gelar Malam Penghargaan
Selain itu, H Choirul juga mengatakan bahwa di tengah era digital masyarakat cenderung membutuhkan efisiensi dalam menyalurkan zakat, atau sedekah. Beliau pun berharap ada aplikasi yang bisa mewadahi ini dalam LAZISNU.
Menurutnya, ini sangat mungkin dilakukan mengingat NU, termasuk juga ketua dan pengurusnya mempunyai jaringan luas, tak terkecuali dengan teknokrat. Beliau juga meminta kepada seluruh hadirin agar mempunyai mimpi besar untuk membangun LAZISNU.
“Marilah kita bangun LAZISNU dengan mimpi-mimpi besar di seratus tahun ini memang layak punya LAZ yang besar,” ajaknya.




One Comment