Berita

Gus Aun Ungkap Tujuan Gus Yahya ke Israel

PERADABAN.ID – Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Muhammad Aunullah A’la Habib (Gus Aun) mengisahkan pengalamannya mendampingi Gus Yahya ke Israel pada tahun 2018.

“Yang tidak banyak orang tahu itu, Gus Yahya diundang oleh Presiden Reuven Rivlin dan PM Benjamin Netanyahu itu di sana dan bukan dari sini undangannya,” kata Gus Aun dalam Halaqah Fiqih Peradaban di Pesantren Raudlatut Thullab, Magelang, Jawa Tengah (19/11/22).

Gus Aun mengisahkan bahwa kunjungan Gus Yahya ke Israel pada saat itu untuk memenuhi undangan konferensi agama-agama.

Mungkin anda juga suka

Salah satunya, lanjut dia, Gus Yahya diundang untuk menjadi pembicara pada forum AJC (American Jewish Committee) yang merupakan Organisasi Yahudi Amerika tertua.

“Gus Yahya diundang sebagai pembicara utama pada milad 100 tahun AJC, hadir pula Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,” jelas Katib ‘Aam PBNU tersebut.

Selama mendampingi Gus Yahya di Israel, Gus Aun merasa gundah mengingat jalan ini sangat jarang sekali dilakukan oleh kader Nahdlatul Ulama pada umumnya, kecuali, tentu saja, Gus Dur.

Mungkin anda juga suka

“Sebelum Gus Yahya menangkap perasaan gundahnya dan berkata demikian kepada saya; “Gus tenang saja, sudah kutata imanku sebelum ke sini”, kenang Wasekjend PP GP Ansor.

Perjalanan berat itu dinilai Gus Aun ditempuh oleh Gus Yahya tidak untuk kebanggaan dirinya sendiri, melainkan kebanggaan terhadap Nahdlatul Ulama.

“Saya memang datang ke Israel, tapi saya datang juga ke negara lain. Saya datang ke sini bukan untuk diri saya, saya datang ke sini untuk menghadirkan NU,” katanya menirukan Gus Yahya.

“Buat apa kita punya lambang bola dunia kalau kita tidak bisa menghadirkan NU di negara mana pun dan bertemu dengan pihak mana pun,” tandas Gus Aun.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button