Berita

Lantik Ansor Kulon Progo, Gus Rifqi: Harus Mau Ngurusi, Bukan Diurusi

PERADABAN.ID – Pengurus Pimpinan Cabang GP Ansor Kulon Progo resmi dilatik. Pelantikan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Miftah Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (25/5).

Gus Rifqi meminta pengurus yang dilantik harus berani memanggungkan pelantikan untuk khidmah yang lebih besar. Menurutnya, pengurus harus menampilkan karakter kader Ansor tentang keislaman, kepemudaan, kerakyatan dan kebangsaan.

“Namanya pengurus berarti mengurus bukan minta diurusi. Bahkan mungkin akan lebih besar ruang khidmahnya. Tidak lagi mengurusi diri sendiri, tapi juga memberikan contoh kepada seluruh kader dengan teladan-teladan organisasi.” kata Gus Rifqi, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor saat melantiknya.

Mengurusi kader, organisasi, hingga masyarakat kader harus lincah dan adaptif. Jangan bejarak dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus meminta pitutur dari teladan para kiai.

“Sering-seringlah ngobrol dengan kader, aktif di organisasi, sowan ke kiai dan ulama, sekaligus meningkatkan hubungan sosial dengan masyarakat. Hidupkan Banser dan MDS Rijalul Ansor, dekati anak-anak muda. Bangun komunikasi yang baik dengan stakeholder mau swasta atau pemerintah,” imbuh Gus Rifqi.

Baca juga:

Gus Rifqi juga mengingatkan pengurus agar tidak meninggalkan kaderisasi dan konsolidasi organisasi. Menurutnya, kaderisasi tidak boleh stagnan dan terus berkelanjutan.

“Kalau kaderisasi macet, sudah dipastikan berarti organisasinya akan tutup. Karena tidak ada transformasi nilai. Kuatkan juga konsolidasi organisasi, baik di internal maupun eksternal. Bangun komunikasi dengan organisasi lain,” pungkasnya.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kulon Progo KH. Syaifudin dan Gus Lukman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Miftah KH R. A Jironi, Gus Wajid, Kiai Hasan Zuhri, Kiai Minan, Wakil Bupati Kulon Progo beserta forkopimda serta kader Ansor se Kulon Progo.

Related Articles

Back to top button