
WhatsApp resmi membuka masa reservasi username, langkah awal menuju era baru komunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon. Pengguna kini bisa mengamankan nama pilihan mereka lebih dulu, meski fitur utamanya baru akan aktif secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Selama ini, nomor telepon menjadi satu-satunya cara untuk saling terhubung di WhatsApp. Dengan hadirnya username, pengguna punya opsi baru yang lebih fleksibel sekaligus menjaga privasi, terutama saat berkenalan dengan orang baru, bergabung ke grup kerja, atau berkomunikasi dengan pelanggan.
Meta mengatakan pembukaan reservasi dilakukan lebih awal karena basis pengguna WhatsApp yang sangat besar, lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia. Dengan jumlah sebanyak itu, potensi nama yang sama diperebutkan cukup tinggi, sehingga perusahaan memberi kesempatan lebih dulu kepada semua orang untuk memilih username idaman sebelum diambil pengguna lain.
Fitur username mulai diperkenalkan sebagai identitas tambahan di luar nomor telepon. Nantinya, pengguna bisa dihubungi lewat nama pengguna tanpa perlu membocorkan nomor pribadi kepada orang yang baru dikenal.
Proses reservasi sudah mulai bergulir sejak akhir Juni 2026 dan terus diperluas secara bertahap ke berbagai negara. Sebagian pengguna sudah menerima notifikasi di aplikasi bahwa opsi Username kini tersedia di menu Pengaturan, sementara yang lain masih menunggu giliran.
Menurut keterangan resmi WhatsApp, kehadiran username dirancang agar interaksi awal terasa lebih nyaman. Perusahaan menyebut berbagi nomor telepon kepada teman sekelas baru, tetangga, atau kenalan di suatu acara kerap terasa seperti langkah besar yang tidak semua orang siap melakukannya.
Meski begitu, penggunaan username sifatnya opsional. Nomor telepon tetap menjadi bagian inti dari akun dan tidak dihapus, hanya saja pengguna kini punya kendali lebih besar untuk memilih informasi apa yang ingin ditampilkan saat memulai percakapan dengan orang baru.
Peluncuran penuh fitur username direncanakan berlangsung sepanjang sisa tahun 2026, dengan jadwal yang berbeda di tiap negara. WhatsApp akan mengirim notifikasi begitu fitur tersebut aktif di wilayah pengguna masing-masing, sehingga tidak perlu memeriksa aplikasi secara manual setiap hari.
Perusahaan juga menegaskan username tidak dapat dicari lewat kolom pencarian di aplikasi. Artinya, hanya orang yang mengetahui nama pengguna secara persis yang bisa memulai percakapan baru, sebuah pendekatan yang berbeda dari beberapa aplikasi pesan lain yang membuat username bisa ditelusuri secara publik.
Setiap username hanya bisa dimiliki satu akun dalam satu waktu. Semakin cepat direservasi, semakin besar peluang mendapatkan nama yang benar-benar diinginkan, terutama untuk nama-nama pendek atau yang berkaitan dengan identitas pribadi maupun bisnis.
Bagi pelaku usaha, kreator konten, maupun profesional yang sering berinteraksi dengan klien baru, memiliki username yang konsisten dengan platform lain akan memudahkan orang menemukan dan mengenali akun resmi mereka. Konsistensi semacam ini juga membantu mengurangi risiko munculnya akun tiruan yang memakai nama serupa untuk menipu pelanggan.
Reservasi lebih awal juga berarti pengguna tidak perlu terburu-buru memilih nama begitu fitur resmi aktif. Nama yang sudah diamankan akan tetap melekat pada akun selama tidak dihapus atau diganti oleh pemiliknya sendiri.
Sebelum mencoba membuat nama pengguna, pastikan pilihan sudah memenuhi seluruh ketentuan berikut agar diterima sistem:
Tidak semua nama yang diinginkan otomatis tersedia. Jika pilihan pertama sudah dipakai, aplikasi biasanya menampilkan beberapa saran nama alternatif berdasarkan kombinasi yang dimasukkan pengguna.
Sebaiknya pilih username yang singkat, mudah diingat, dan gampang diketik, agar orang lain tidak kesulitan saat mengetikkannya untuk pertama kali. Kombinasi angka yang rumit atau karakter berlebihan justru membuat nama makin sulit dibagikan, baik ke teman maupun klien.
Bagi kreator, pelaku usaha, atau organisasi yang sudah dikenal luas di media sosial, WhatsApp memberi opsi memakai username yang sama dengan akun Instagram atau Facebook agar identitas tetap konsisten di semua platform.
Perlu dicatat, jika username di Instagram atau Facebook itu dimiliki orang lain dan bukan milik akun yang sedang login, nama tersebut tidak bisa diklaim untuk WhatsApp.
Reservasi yang dibuka sekarang belum berarti fitur bisa langsung digunakan untuk mengobrol. Prosesnya baru sebatas mengamankan nama agar tidak diambil pengguna lain sebelum fitur benar-benar aktif.
WhatsApp menyebut peluncuran penuh akan berlangsung bertahap “sepanjang beberapa bulan mendatang”, dengan notifikasi khusus per negara begitu fitur tersebut siap dipakai secara aktif untuk mengirim dan menerima pesan. Sejumlah laporan media teknologi bahkan mencatat sebagian pengguna sudah mulai menerima notifikasi aktivasi sejak pertengahan Juli 2026, menandakan rollout sudah berjalan meski belum merata di seluruh dunia.
Selama masa tunggu, nama yang sudah direservasi tetap tersimpan pada akun. Namun jika suatu saat pengguna memutuskan menghapus atau mengganti username setelah fitur aktif, nama tersebut otomatis kembali tersedia dan bisa diklaim oleh akun lain.