
Squishy tak melulu harus dibeli dari toko mainan. Dengan bahan sederhana seperti spons mandi atau memory foam bekas, siapa saja bisa membuat squishy sendiri di rumah tanpa peralatan mahal. Tren kerajinan tangan ini kembali digemari, terutama oleh anak-anak dan remaja yang ingin punya mainan remas dengan desain unik buatan sendiri.
Proses pembuatannya sebenarnya tidak rumit, tetapi hasil akhirnya sangat bergantung pada pemilihan bahan, teknik memotong, dan cara mengecat. Banyak pemula gagal di percobaan pertama karena menggunakan spons yang terlalu padat atau melapisi cat terlalu tebal, sehingga squishy justru terasa keras dan mudah retak saat ditekan.
Artikel ini merangkum langkah-langkah membuat squishy dari spons, jenis bahan yang direkomendasikan, cara menghasilkan efek slow rising, hingga tips keamanan yang perlu diperhatikan orang tua saat anak ikut membuatnya.
Sifat empuk pada squishy berasal dari struktur pori udara di dalam bahan foam. Saat ditekan, udara di rongga-rongga kecil itu terdorong keluar; begitu tekanan dilepas, foam menarik udara kembali sambil berusaha memulihkan bentuk aslinya.
Kecepatan pemulihan ini berbeda-beda tergantung jenis bahan. Menurut pelaku industri kerajinan busa, foam dengan kepadatan rendah cenderung langsung mengembang, sedangkan memory foam butuh waktu lebih lama untuk kembali normal — inilah yang dikenal sebagai efek slow rising. Produsen mainan pun kerap menegaskan bahwa karakteristik ini murni ditentukan oleh jenis busa, bukan oleh jumlah cat yang digunakan.
Perlu dicatat, tekstur squishy buatan rumahan biasanya tidak akan identik dengan produk pabrikan, karena produk komersial melalui proses cetak dan formulasi material yang sulit ditiru dengan peralatan rumah tangga biasa.
Sebelum mulai memotong, penting untuk menguji kelembutan bahan terlebih dahulu dengan cara menekannya beberapa kali.
| Jenis Bahan | Kelembutan | Daya Pulih | Cocok untuk Pemula |
|---|---|---|---|
| Spons mandi | Tinggi | Cepat | Sangat cocok |
| Spons cuci polos | Sedang | Cepat | Cocok |
| Busa jok | Bervariasi | Sedang–cepat | Cukup cocok |
| Memory foam | Sangat lembut | Lambat (efek slow rising) | Cocok setelah latihan |
| Foam kerajinan | Bervariasi | Bervariasi | Perlu diuji dahulu |
Khusus spons cuci piring, bagian lapisan kasar penggosoknya wajib dilepas lebih dulu karena teksturnya kaku dan sulit dicat rata. Hindari juga memakai spons bekas yang pernah terkena pemutih, oli, atau bahan kimia rumah tangga lain, sebab residunya sulit dipastikan benar-benar hilang.
Alat utama:
Bahan utama:
Hindari cat tembok, cat berbasis pelarut kuat, atau lem yang mengeras seperti plastik, karena bahan-bahan ini membuat permukaan squishy jadi kaku dan mudah retak saat diremas.
Gambar bentuk dasar di kertas — misalnya persegi panjang dengan sudut membulat untuk roti — lalu jiplak ke permukaan spons menggunakan pensil dengan tekanan ringan agar tidak meninggalkan bekas pori yang gelap.
Potong bagian luar pola dengan menyisakan sedikit jarak. Lakukan potongan besar dulu, baru masuk ke detail kecil. Anak-anak sebaiknya tidak memegang cutter tanpa pendampingan orang dewasa.
Potong sudut sedikit demi sedikit sambil memutar spons, bukan memaksa gunting mengikuti lengkungan tajam. Bandingkan sisi kiri-kanan secara berkala agar bentuk tetap simetris.
Aplikasikan cat dalam lapisan setipis mungkin menggunakan teknik tepuk, bukan sapuan kuat, agar warna masuk merata tanpa menyumbat pori foam. Keringkan setiap lapisan sebelum menambah warna berikutnya.
Untuk efek “panggang” pada roti, tepuk cat cokelat tipis di bagian tepi. Wajah sederhana bisa ditambahkan dengan kuas kecil setelah warna dasar benar-benar kering.
Letakkan squishy di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik, jauh dari sumber panas langsung. Setelah kering sempurna, tekan bagian tengah untuk memastikan foam kembali ke bentuk semula, tidak retak, dan tidak lengket di tangan.
Efek kembali perlahan ini paling mudah didapat dari memory foam, bukan dari campuran cairan atau cat tertentu. Beberapa tips agar peluangnya lebih besar:
Jangan merendam spons ke dalam minyak, pelembut, atau cairan rumah tangga lain dengan harapan mempercepat efek slow rising — cara ini tidak terbukti efektif dan justru berisiko meninggalkan bau atau merusak struktur foam.
Sangat mudah: roti tawar, awan, marshmallow, telur mata sapi Mudah: donat, stroberi, jeruk, es krim, cupcake Menengah: kucing, kelinci, minuman dalam gelas, rumah mini
Sebaiknya gunakan desain orisinal buatan sendiri, terutama jika squishy akan dijual, dan hindari meniru karakter atau logo bermerek.
| Kesalahan | Akibat | Cara Mencegah |
|---|---|---|
| Memilih spons terlalu padat | Squishy terasa keras | Uji tekan bahan sebelum membeli |
| Cat terlalu tebal | Permukaan kaku dan retak | Gunakan lapisan tipis berulang |
| Tidak membuat pola | Bentuk tidak simetris | Buat pola depan dan samping |
| Menekan saat masih basah | Cat retak/menempel | Tunggu kering sepenuhnya |
| Menyimpan di tempat lembap | Muncul bau atau jamur | Simpan di wadah kering |
Karena melibatkan gunting dan cutter, proses ini sebaiknya didampingi orang dewasa jika dikerjakan bersama anak-anak. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Bersihkan debu dengan kuas lembut atau kain kering, lalu usap permukaan dengan kain yang sedikit dibasahi tanpa direndam. Hindari sabun keras, alkohol, dan pemutih. Simpan di tempat kering dan jangan ditindih benda berat agar bentuknya tidak berubah permanen.
Apakah spons cuci piring bisa dijadikan squishy? Bisa, asalkan lapisan kasarnya dilepas dan spons belum pernah terkena bahan kimia pencuci.
Apakah cat akrilik membuat squishy keras? Hanya jika diaplikasikan terlalu tebal. Gunakan beberapa lapisan sangat tipis dan uji kelenturannya setelah kering.
Berapa lama proses pengeringan squishy? Bervariasi dari beberapa jam hingga semalaman, tergantung ketebalan cat dan kondisi ruangan.
Apakah squishy DIY aman untuk balita? Tidak disarankan tanpa pengawasan langsung, terutama karena adanya risiko bagian kecil yang bisa tertelan.
Membuat squishy sendiri di rumah bisa dimulai dari bahan sesederhana spons mandi, pola kertas, dan cat berbasis air. Kunci hasil yang empuk dan tahan lama terletak pada kesabaran saat memotong bertahap serta mengecat dalam lapisan tipis, bukan pada jumlah bahan yang digunakan. Dengan mengikuti langkah di atas dan memperhatikan aspek keamanan, siapa pun bisa menghasilkan squishy custom sesuai desain yang diinginkan.