Cara Daftar CKG MPLS Ramah 2026 untuk Anak Sekolah lewat SATUSEHAT

5 minutes reading View : 33
Maman Suparman
Teknologi - 15 Jul 2026

Menjelang tahun ajaran baru, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kembali digulirkan untuk mendukung rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026. Kali ini, proses pendaftarannya dibuat lebih praktis lewat aplikasi SATUSEHAT Mobile maupun situs AyoCKG, sehingga orang tua tidak perlu lagi antre panjang di puskesmas hanya untuk mengurus administrasi awal.

Program ini merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah memperkuat deteksi dini masalah kesehatan pada anak usia sekolah. Pemeriksaan tetap dilakukan langsung di sekolah, mengikuti jadwal kunjungan yang sudah disusun bersama puskesmas wilayah setempat. Hanya saja, tahap persiapan datanya kini bisa dituntaskan dari rumah lewat ponsel.

Bagi orang tua yang baru pertama kali mengurus CKG untuk anaknya, ada beberapa tahapan yang wajib dilalui: mulai dari menautkan profil anak, mengisi formulir data siswa, menerbitkan tiket, hingga menuntaskan skrining kesehatan mandiri. Berikut panduan lengkapnya.

Menautkan Profil Anak di Aplikasi SATUSEHAT

Langkah pertama yang harus dipastikan orang tua adalah profil anak sudah tertaut dengan akun keluarga di aplikasi SATUSEHAT Mobile.

  • Unduh aplikasi SATUSEHAT Mobile melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
  • Masuk menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor ponsel aktif yang telah terdaftar.
  • Buka menu Profil, lalu pilih submenu Profil Tertaut untuk menambahkan data anak.
  • Ketuk Tambah Profil, isi data sesuai kartu keluarga, kemudian tekan Tambah Anggota.
  • Profil anak di bawah 18 tahun akan otomatis tertaut ke akun orang tua, sedangkan anak berusia 18 tahun ke atas perlu menyetujui sendiri permintaan tautan tersebut.

Cara Daftar Tiket Pemeriksaan Kesehatan Sekolah

Setelah profil anak berhasil ditautkan, orang tua dapat langsung mengajukan tiket pemeriksaan melalui menu yang sama.

  1. Pilih profil anak yang akan didaftarkan di halaman utama aplikasi.
  2. Cari dan buka menu Klaim Hadiah yang tersedia di beranda.
  3. Lengkapi identitas diri dan profil SATUSEHAT apabila belum terisi penuh.
  4. Isi formulir data siswa secara berurutan hingga tuntas, tanpa ada kolom yang terlewat.
  5. Setelah data tersimpan, sistem akan menerbitkan tiket pemeriksaan kesehatan sekolah sebagai bukti keikutsertaan anak dalam program CKG.

Mengisi Data Identitas dan Sekolah dengan Benar

Tahap pengisian formulir menjadi bagian paling menentukan, karena berkaitan langsung dengan kesesuaian data sekolah dan jenjang pendidikan anak.

  • Pada kolom pekerjaan, pilih opsi Pelajar agar sistem menampilkan daftar sekolah dan jenjang pendidikan secara otomatis.
  • Tentukan lokasi sekolah berdasarkan kecamatan, lalu pastikan nama kabupaten/kota sudah sesuai alamat sebenarnya.
  • Pilih nama sekolah dari daftar yang muncul, kemudian tentukan jenjang dan kelas yang sedang ditempuh.
  • Lengkapi nomor kepesertaan BPJS Kesehatan, alamat domisili, golongan darah, serta riwayat penyakit anak (jika ada).
  • Isi data orang tua/wali secara lengkap, periksa ulang seluruh isian, lalu tekan Simpan.

Kesalahan pada tahap ini cukup fatal karena, menurut mekanisme yang berlaku, data jenjang atau kelas yang keliru tidak bisa diperbaiki dan mengharuskan pembuatan tiket baru dari awal.

Menuntaskan Skrining Kesehatan Mandiri

Memiliki tiket saja belum cukup. Setiap peserta wajib mengisi skrining kesehatan mandiri sebelum jadwal kunjungan puskesmas ke sekolah tiba. Petugas puskesmas umumnya hanya melayani pemeriksaan lanjutan bila skrining ini sudah tercatat lengkap di sistem.

  • Buka tiket yang sudah diterbitkan, lalu ketuk pilihan Isi Skrining di bagian bawah tampilan tiket.
  • Jawab seluruh pertanyaan sesuai kondisi kesehatan anak yang sebenarnya, tanpa direkayasa.
  • Setelah selesai, sistem akan menandai status peserta sebagai siap diperiksa.

Alternatif Pendaftaran lewat Situs Resmi AyoCKG Kemenkes

Selain lewat aplikasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga menyediakan jalur pendaftaran berbasis situs resmi bernama AyoCKG yang bisa diakses melalui peramban di ponsel.

  1. Buka tautan resmi ayockg.kemkes.go.id.
  2. Pilih menu Daftar dengan Data Diri bagi yang belum pernah mendaftar, atau Lanjutkan dengan Nomor Tiket bila sudah punya tiket dari puskesmas.
  3. Isi NIK, nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, dan nomor WhatsApp aktif sesuai kartu keluarga.
  4. Pada kolom pekerjaan pilih Pelajar, lalu sesuaikan kecamatan, nama sekolah, dan jenjang pendidikan seperti pada aplikasi mobile.
  5. Centang persetujuan orang tua/wali, masukkan kode keamanan, lalu tekan Simpan untuk menerbitkan tiket.

Kanal Bantuan WhatsApp Jika Menemui Kendala

Bagi orang tua yang mengalami kendala teknis saat pendaftaran, Kemenkes menyediakan layanan bantuan lewat pesan WhatsApp resmi di nomor 0811 10 500 567.

  • Kirim pesan dan pilih menu Cek Kesehatan Gratis.
  • Balas angka satu jika sudah memiliki tiket dan hanya perlu diarahkan ke formulir skrining mandiri.
  • Balas angka dua jika belum memiliki tiket sama sekali agar chatbot memandu pendaftaran dari awal.

Selain lewat WhatsApp, petugas puskesmas yang bertugas di sekolah biasanya juga turut membantu proses pendaftaran melalui sistem SATUSEHAT IndonesiaKu setempat. Pihak puskesmas umumnya menyarankan orang tua untuk menuntaskan seluruh proses administrasi sebelum jadwal kunjungan agar anak tidak tertinggal sesi pemeriksaan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

  • Peserta hanya bisa memilih lokasi sekolah; tanggal pemeriksaan mengikuti jadwal kunjungan puskesmas ke sekolah tersebut.
  • Kesalahan memilih jenjang kelas saat pendaftaran mengharuskan pembuatan tiket baru, karena data lama tidak dapat diubah.
  • Pastikan koneksi internet stabil selama pengisian formulir agar data yang sudah diketik tidak hilang.
  • Program ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini masalah kesehatan pada anak usia sekolah, sehingga keterlibatan aktif orang tua dalam melengkapi data dan skrining mandiri sangat menentukan kelancaran pemeriksaan di sekolah.

Dengan memahami alur pendaftaran, pengisian data, hingga skrining kesehatan sejak awal, orang tua bisa menyiapkan CKG anak lebih matang menjelang rangkaian MPLS Ramah tahun ajaran 2026. Proses yang kini bisa dituntaskan lewat ponsel ini diharapkan membuat lebih banyak siswa terjangkau layanan pemeriksaan kesehatan gratis sejak awal masuk sekolah.

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *