
Isi saldo DANA dari rekening BRI sebenarnya bukan hal baru, tapi masih banyak orang yang bingung soal kode Virtual Account yang harus dipakai. Padahal, buat pelaku usaha kecil, mahasiswa, atau pekerja lepas, telat top up saldo bisa berarti kehilangan momen closing atau tertundanya pembayaran ke vendor.
Masalahnya, tampilan aplikasi BRImo kerap berubah setiap ada pembaruan sistem. Salah satu angka saja saat memasukkan kode bayar, dana bisa nyangkut atau bahkan salah kirim ke akun orang lain. Kalau ini terus terjadi, arus kas bisnis kecil jadi tersendat dan pelanggan pun bisa kehilangan kepercayaan karena transaksi lambat.
Artikel ini merangkum kode transfer BRI ke DANA terbaru 2026 sekaligus langkah-langkah top up lewat BRImo, lengkap dengan konteks kenapa integrasi bank dan dompet digital ini makin krusial buat siapa pun yang menjalankan bisnis digital hari ini.
Transfer dari bank ke dompet digital seperti DANA tidak memakai skema transfer antar-bank biasa, melainkan lewat Virtual Account (VA). Untuk tujuan BRI ke DANA, kode bayar yang dipakai adalah 88810, diikuti nomor HP yang terdaftar di akun DANA penerima.
Mekanisme VA ini dipilih karena memungkinkan sistem mengenali dan memverifikasi transaksi secara otomatis dan real-time. Tanpa kode yang benar, dana berisiko tertahan atau masuk proses rekonsiliasi manual yang bisa memakan waktu berhari-hari — sesuatu yang jelas merugikan kalau kamu sedang mengejar kecepatan transaksi untuk bisnis.
Kode 88810 adalah kode perusahaan (company code) resmi yang digunakan sistem BRI untuk mengarahkan dana ke rekening penampungan DANA, sebelum akhirnya disalurkan ke saldo pengguna berdasarkan nomor HP yang dimasukkan. Setiap bank punya kode company code yang berbeda untuk tujuan e-wallet yang sama, jadi kode ini tidak bisa dipakai lintas bank.
Berikut langkah top up DANA via BRImo yang bisa diikuti:
Bisa. Transfer juga dapat dilakukan lewat ATM BRI atau Internet Banking BRI dengan memilih menu Pembayaran, lalu BRIVA, kemudian memasukkan kode 88810 diikuti nomor HP DANA tujuan.
Fitur top up instan antara BRI dan DANA sebenarnya cuma satu contoh kecil dari tren yang lebih besar: makin banyak transaksi harian bergeser ke jalur digital. Buat pelaku UMKM, punya akses ke dompet digital bukan lagi pelengkap, tapi kebutuhan dasar untuk menjangkau konsumen yang makin terbiasa cashless.
Dulu, usaha kecil sering kesulitan menerima pembayaran non-tunai karena biaya sewa mesin EDC yang cukup mahal. Sekarang, bermodal smartphone dan koneksi antara rekening bank dan dompet digital, siapa pun bisa mulai berjualan online — termasuk mahasiswa yang merintis usaha dropship atau jasa digital tanpa harus berurusan dengan birokrasi perbankan yang rumit.
| Aspek | Bisnis Konvensional | Bisnis Digital |
|---|---|---|
| Metode Pembayaran | Dominan tunai, transfer manual | Dompet digital, VA, QRIS, otomatis |
| Kecepatan Transaksi | Menunggu konfirmasi manual | Real-time, terverifikasi sistem |
| Jangkauan Pasar | Terbatas geografis | Lintas daerah, lebih luas |
| Pencatatan Keuangan | Manual, rawan salah catat | Dashboard digital, otomatis |
| Biaya Operasional | Cenderung tinggi | Lebih rendah |
Buat freelancer atau pemilik toko online, uang masuk biasanya datang dari berbagai sumber: saldo ShopeePay, DANA, OVO, sampai transfer langsung ke rekening BRI. Kemampuan memindahkan dana dengan cepat dan murah antar platform ini yang sering menentukan seberapa lincah sebuah usaha bergerak.
Satu hal yang sering luput diperhatikan adalah biaya admin. Selalu cek dulu apakah ada promo transfer bebas biaya atau top up gratis dari platform fintech yang dipakai, karena biaya kecil yang berulang bisa menumpuk jadi jumlah yang lumayan besar dalam setahun.
Sekadar punya aplikasi BRImo atau akun DANA belum menjamin bisnis berjalan lancar. Yang menentukan justru bagaimana alat itu dipakai untuk menghilangkan hambatan saat pelanggan mau membayar. Bayangkan calon pembeli ingin bayar lewat DANA, tapi penjual cuma menerima transfer manual yang mengharuskan upload bukti transfer dan menunggu verifikasi — dalam hitungan detik, pembeli bisa pindah ke kompetitor yang menyediakan pembayaran otomatis.
Beberapa langkah yang bisa dicoba pelaku usaha:
Apakah ada biaya admin transfer BRI ke DANA? Umumnya ada biaya admin per transaksi yang besarannya bisa berbeda tergantung jenis akun (Personal atau Bisnis) dan promo yang sedang berlaku. Untuk angka pasti dan terbaru, sebaiknya dicek langsung di aplikasi BRImo atau kanal resmi BRI karena kebijakan biaya ini bisa berubah sewaktu-waktu.
Status di BRImo sudah berhasil tapi saldo DANA belum masuk, harus bagaimana? Tunggu dulu sampai 1×24 jam karena kadang ada jeda sistem antar-platform. Kalau saldo tetap belum masuk, simpan bukti transaksi dan hubungi Customer Care DANA lewat email atau live chat di aplikasi dengan menyertakan nomor referensi transaksi.
Berapa limit top up DANA lewat BRI? Limit saldo dan transaksi bergantung pada level akun DANA yang dipakai — akun dasar biasanya punya batas saldo lebih rendah dibanding akun yang sudah upgrade ke Premium. Untuk angka limit yang berlaku saat ini, cek langsung di menu akun aplikasi DANA karena kebijakan ini bisa disesuaikan dari waktu ke waktu.
Apakah kode 88810 berlaku untuk semua bank? Tidak. Kode 88810 khusus dipakai untuk Virtual Account BRI (BRIVA). Bank lain seperti BCA, Mandiri, atau BNI punya kode perusahaan masing-masing yang berbeda untuk tujuan DANA.
Kenapa muncul notifikasi “Nomor VA Tidak Ditemukan”? Biasanya karena salah input kode awal 88810, nomor HP yang dimasukkan belum terdaftar di DANA, atau sedang ada gangguan sementara pada server penghubung antara bank dan e-wallet.
Menguasai cara transfer BRI ke DANA lewat kode 88810 di BRImo memang jadi keterampilan dasar yang berguna di tengah kebiasaan transaksi yang makin cashless. Tapi keberlangsungan sebuah usaha tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis semacam ini — yang lebih menentukan adalah bagaimana pelaku usaha beradaptasi dengan ekspektasi pelanggan yang menginginkan proses bayar yang cepat, aman, dan tanpa ribet.
Langkah kecil yang bisa mulai dilakukan: pastikan semua metode pembayaran bisnis sudah terhubung dengan baik, aktifkan otentikasi dua faktor untuk keamanan akun, dan biasakan mencantumkan kode VA di setiap invoice agar pelanggan tidak kebingungan saat membayar.