
Bagi lulusan sarjana yang berencana menjadi guru, memahami cara cek linearitas PPG Calon Guru 2026 adalah langkah paling awal yang tidak boleh dilewatkan. Linearitas ijazah menjadi salah satu syarat administrasi yang menentukan lolos atau tidaknya seseorang saat mendaftar Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru, sehingga wajar jika topik ini banyak dicari menjelang dan sesudah masa pendaftaran dibuka.
Bukan tanpa alasan pemerintah menetapkan aturan ini. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ingin memastikan setiap calon guru mengajar sesuai dengan bekal keilmuan yang mereka peroleh selama kuliah. Karena itu, sebelum menentukan bidang studi yang akan dipilih, calon peserta perlu mengecek terlebih dahulu apakah program studi pada ijazahnya termasuk linier dengan bidang studi PPG yang tersedia.
Artikel ini merangkum langkah-langkah resmi mengecek linearitas secara online, daftar jurusan yang berpeluang mengikuti PPG Calon Guru 2026, syarat pendaftaran, hingga jadwal seleksi terbaru. Semua informasi disusun berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen.
Merujuk pada Pengumuman Nomor 0240/B/B/GT.00.02/2026, pendaftaran seleksi PPG bagi Calon Guru 2026 dibuka mulai 27 Juni dan resmi ditutup pada 25 Juli 2026. Bagi yang sudah mendaftar, berikut rangkaian jadwal seleksi lanjutan yang perlu dipantau:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran calon peserta | 27 Juni – 25 Juli 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi administrasi | 26–28 Juli 2026 |
| Cetak kartu peserta | 28 Juli – 2 Agustus 2026 |
| Tes substantif | 3–7 Agustus 2026 |
| Pengumuman hasil tes substantif | 26 Agustus 2026 |
| Pengumuman jadwal wawancara | 29 Agustus 2026 |
| Tes wawancara | 31 Agustus – 16 September 2026 |
| Pengumuman hasil akhir | 21 September 2026 |
Ditjen GTK Kemendikdasmen mengingatkan bahwa jadwal ini sewaktu-waktu bisa diperbarui, sehingga peserta disarankan terus memantau laman resmi agar tidak ketinggalan informasi. Bagi peserta yang dinyatakan lolos, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp17.000.000 untuk mengikuti perkuliahan selama dua semester.
Linearitas PPG adalah kesesuaian antara program studi yang ditempuh saat kuliah dengan bidang studi yang dipilih dalam program Pendidikan Profesi Guru. Sederhananya, linearitas menjadi tolok ukur apakah ijazah calon peserta relevan dengan bidang mengajar yang akan diambil.
Sebagai contoh, lulusan Pendidikan Matematika umumnya linier dengan bidang studi Matematika, sedangkan lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia diarahkan ke bidang studi Bahasa Indonesia. Kesesuaian ini juga berlaku untuk rumpun ilmu yang serumpun, misalnya lulusan Sastra Indonesia tetap berpeluang mendaftar bidang studi Bahasa Indonesia karena dianggap linier.
Aturan linearitas dibuat agar peserta PPG memiliki dasar keilmuan yang memadai sebelum menerima pelatihan profesional sebagai guru. Kebijakan ini sejalan dengan semangat menjaga mutu pengajaran di sekolah, sehingga guru benar-benar mengampu mata pelajaran yang selaras dengan latar belakang akademiknya.
Kabar baiknya, Kemendikdasmen kini menyediakan fitur cek linearitas secara digital sehingga peserta tidak perlu lagi mengandalkan tabel kesesuaian manual. Berikut langkah-langkahnya:
Sebagai cadangan, siapkan juga data ijazah pendidikan terakhir, mulai dari nama program studi, jenjang pendidikan, perguruan tinggi asal, tahun kelulusan, hingga nomor ijazah, untuk mencocokkan hasil secara manual bila diperlukan.
| Jurusan Kuliah | Bidang Studi PPG yang Umumnya Linear |
|---|---|
| Pendidikan Matematika | Matematika |
| Pendidikan Bahasa Indonesia | Bahasa Indonesia |
| Pendidikan Bahasa Inggris | Bahasa Inggris |
| Pendidikan Biologi | Biologi |
| Pendidikan Fisika | Fisika |
| Pendidikan Kimia | Kimia |
| Pendidikan Guru Sekolah Dasar | Guru Kelas SD |
Tabel di atas hanya gambaran umum. Untuk kepastian, peserta tetap wajib mengecek melalui fitur resmi atau dokumen linearitas bidang studi yang dirilis Kemendikdasmen setiap periode pendaftaran, karena rincian bidang studi bisa berbeda setiap tahunnya.
PPG bagi Calon Guru terbuka bagi lulusan Sarjana (S-1), sarjana terapan, maupun Diploma Empat (D-IV), baik dari jurusan kependidikan maupun non-kependidikan.
Lulusan program studi kependidikan umumnya memiliki jalur linear yang lebih jelas, misalnya:
Lulusan nonkependidikan tetap dapat mengikuti PPG Calon Guru selama memenuhi ketentuan linearitas yang berlaku, misalnya lulusan rumpun sains yang memiliki peluang pada bidang studi tertentu yang membutuhkan kompetensi serupa.
PPG Calon Guru, atau yang dikenal sebagai PPG Prajabatan, ditujukan bagi lulusan sarjana yang ingin menjadi guru profesional, termasuk fresh graduate maupun masyarakat umum yang belum berstatus guru. Program ini berlangsung selama dua semester, mencakup perkuliahan, praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan.
Sementara itu, PPG Guru Tertentu atau PPG Dalam Jabatan diperuntukkan bagi guru yang sudah aktif mengajar atau memenuhi kriteria tertentu. Perbedaan jalur ini berpengaruh pada persyaratan administrasi dan mekanisme seleksi, sehingga calon peserta perlu memastikan memilih jalur yang sesuai dengan kondisinya masing-masing.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, sejumlah persyaratan utama yang wajib dipenuhi calon peserta antara lain:
| Dokumen | Keterangan |
|---|---|
| Kartu identitas | Bukti data diri peserta |
| Ijazah S1/D4 | Bukti pendidikan terakhir |
| Transkrip nilai | Menunjukkan riwayat akademik |
| Pas foto | Kebutuhan administrasi |
| Dokumen pendukung lain | Mengikuti ketentuan pendaftaran |
Pastikan seluruh data pada dokumen sesuai dengan informasi yang dimasukkan saat pendaftaran online melalui SIMPKB (Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan). Perbedaan data seperti nama, tanggal lahir, atau program studi berisiko membuat proses verifikasi berjalan lebih lama, bahkan berpotensi menyebabkan diskualifikasi jika dianggap tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, tes substantif menjadi penentu utama secara akademik. Tes ini terdiri dari dua bagian, yaitu tes penguasaan bidang atau konten sesuai bidang studi yang dipilih, dan tes kemampuan dasar literasi serta numerasi yang mengukur kemampuan memahami bacaan dan bernalar dasar, mirip konsep Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).
Pelaksanaan tes menggunakan sistem CAT ANBK (Computer Assisted Test berbasis Asesmen Nasional Berbasis Komputer) secara luring di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah ditentukan panitia.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memastikan sebuah jurusan tidak linier dengan bidang studi PPG tertentu:
Apa itu linearitas PPG Calon Guru? Linearitas PPG adalah kesesuaian antara jurusan pendidikan peserta dengan bidang studi yang dipilih dalam program Pendidikan Profesi Guru, untuk memastikan calon guru memiliki kompetensi akademik yang sesuai dengan mata pelajaran yang akan diajarkan.
Bagaimana cara cek linearitas PPG Calon Guru 2026? Melalui fitur “Cek Linieritas” di laman resmi ppg.kemendikdasmen.go.id, menggunakan NIK yang sudah verval di Dapodik/Pusdatin, atau memasukkan nama program studi sesuai ijazah.
Apakah lulusan nonkependidikan bisa mengikuti PPG Calon Guru? Bisa, selama jurusan yang dimiliki memenuhi persyaratan linearitas bidang studi yang berlaku.
Apakah linearitas menentukan kelulusan PPG? Linearitas menjadi salah satu bagian penting dalam seleksi administrasi. Peserta yang tidak memenuhi kesesuaian bidang studi berisiko mengalami kendala dalam proses pendaftaran.
Kapan pendaftaran PPG Calon Guru 2026 dibuka? Pendaftaran dibuka 27 Juni–25 Juli 2026 dan saat ini sudah ditutup. Tahap berikutnya, mulai dari seleksi administrasi hingga tes substantif dan wawancara, berlangsung sampai pengumuman hasil akhir pada 21 September 2026.
Memahami cara cek linearitas PPG Calon Guru 2026 menjadi bekal penting sebelum melangkah ke tahap seleksi berikutnya. Calon guru perlu memastikan jurusan kuliah, bidang studi PPG, dan mata pelajaran yang dipilih sudah sesuai aturan pemerintah, dan kini proses pengecekan tersebut bisa dilakukan langsung secara online melalui ppg.kemendikdasmen.go.id.
Bagi yang sudah mendaftar pada periode 27 Juni–25 Juli 2026, langkah selanjutnya adalah memantau pengumuman hasil seleksi administrasi sambil mempersiapkan diri menghadapi tes substantif. Selalu ikuti perkembangan informasi resmi mengenai jadwal, syarat, dan mekanisme seleksi PPG Calon Guru melalui laman resmi Kemendikdasmen agar tidak ketinggalan setiap tahapan penting.