
Tahun ajaran baru 2026/2027 sudah di depan mata, dan itu artinya panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai daerah mulai sibuk menyiapkan segala atributnya. Salah satu yang paling ditunggu setiap tahun adalah twibbon MPLS, bingkai foto digital yang biasanya dipakai siswa baru sebagai foto profil media sosial menjelang hari pertama sekolah.
Twibbon bukan sekadar hiasan foto. Bagi sekolah, ini adalah cara sederhana untuk memperkenalkan identitas lembaga sekaligus membangun rasa kebersamaan di antara peserta didik baru. Melihat foto profil teman-teman satu angkatan memakai bingkai yang sama juga bisa menumbuhkan semangat menyambut tahun ajaran baru, bahkan sebelum hari pertama masuk sekolah tiba.
Kabar baiknya, membuat twibbon sekarang jauh lebih mudah dibanding beberapa tahun lalu. Panitia tidak perlu lagi menguasai software desain rumit atau menyewa jasa desainer. Cukup bermodal Canva dan Twibbonize, sebuah bingkai foto berkualitas bisa jadi hanya dalam hitungan menit dan langsung dibagikan ke seluruh peserta.
Di antara berbagai aplikasi desain yang tersedia, Canva cenderung menjadi pilihan pertama panitia sekolah. Alasannya cukup sederhana: platform ini menyediakan ratusan template siap pakai, tampilannya mudah dipahami baik oleh pemula maupun yang sudah terbiasa mengedit, dan bisa diakses lewat komputer maupun ponsel.
Beberapa keunggulan yang membuat Canva unggul untuk kebutuhan ini antara lain:
Prosesnya tidak rumit. Berikut tahapan yang bisa diikuti panitia sekolah dari awal hingga desain siap diunduh.
Masuk ke Canva melalui aplikasi atau browser, lalu login dengan akun yang sudah dimiliki. Ketik kata kunci “Twibbon MPLS” pada kolom pencarian agar sistem menampilkan berbagai pilihan desain yang relevan dengan tema penyambutan siswa baru.
Sesuaikan template dengan karakter sekolah, entah itu bernuansa formal, ceria, minimalis, atau modern. Konsep ini sebaiknya juga mencerminkan tema besar MPLS tahun ajaran 2026/2027 yang diusung sekolah.
Ganti teks bawaan template dengan nama sekolah, slogan MPLS, dan tahun pelaksanaan. Detail kecil seperti ini penting supaya twibbon terasa lebih personal dan tidak terlihat seperti template generik.
Sisipkan logo sekolah dengan posisi yang tidak menutupi area foto utama, agar hasil akhirnya tetap seimbang secara visual. Canva juga menyediakan fitur pemotongan gambar untuk memastikan proporsi foto pas dengan bingkai.
Batasi jumlah warna dan jenis huruf yang digunakan. Desain yang terlalu ramai justru bisa mengganggu kenyamanan mata saat dilihat, terutama di layar ponsel yang lebih kecil.
Cek kembali ejaan nama sekolah, tahun ajaran, dan seluruh informasi yang tertera. Kesalahan kecil seperti typo bisa jadi masalah besar kalau sudah terlanjur dibagikan ke ratusan siswa.
Klik menu Bagikan, lalu pilih Unduh. Format PNG lebih disarankan bila mengutamakan kualitas gambar, sementara JPG cocok untuk kebutuhan ukuran file yang lebih kecil.
Setelah desain rampung di Canva, langkah berikutnya adalah mengunggahnya ke Twibbonize agar bisa dipakai bersama oleh seluruh peserta MPLS tanpa perlu berbagi file mentah satu per satu.
Bagi siswa baru yang ingin memakai twibbon tersebut, caranya juga sederhana dan tidak memerlukan aplikasi tambahan:
Desain yang menarik tidak harus penuh ornamen. Justru tampilan yang sederhana sering kali lebih mudah dipahami dan lebih nyaman dilihat. Beberapa hal yang bisa diperhatikan:
Sebelum tautan kampanye disebar ke seluruh peserta, ada baiknya panitia melakukan pengecekan akhir supaya tidak perlu membuat ulang desain di tengah jalan:
Dengan kombinasi Canva untuk mendesain dan Twibbonize untuk mendistribusikan, panitia MPLS bisa menghadirkan atribut penyambutan siswa baru yang rapi dan profesional tanpa perlu keahlian desain khusus. Yang terpenting, luangkan waktu untuk mengecek detail kecil sebelum twibbon dibagikan secara luas, karena kesalahan sekecil apa pun bisa memengaruhi kesan pertama di mata siswa baru.
No Comments