
WhatsApp terus menghadirkan berbagai peningkatan keamanan untuk melindungi privasi penggunanya. Selain menghadirkan enkripsi end-to-end, aplikasi milik Meta ini juga menyediakan sejumlah fitur yang membantu pengguna memantau aktivitas akun agar terhindar dari akses yang tidak sah.
Salah satu istilah yang belakangan banyak dicari adalah My Activity WhatsApp. Banyak pengguna ingin mengetahui apakah fitur tersebut benar-benar tersedia, bagaimana cara mengaksesnya, serta informasi apa saja yang dapat dipantau untuk menjaga keamanan akun.
Lantas, apa sebenarnya My Activity WhatsApp? Berikut penjelasan lengkap beserta cara memantau aktivitas akun, mengenali perangkat yang terhubung, hingga langkah mengamankan akun jika ditemukan aktivitas mencurigakan.
Secara umum, My Activity WhatsApp merujuk pada fitur atau kumpulan menu yang memungkinkan pengguna memantau aktivitas akun, seperti perangkat yang sedang terhubung, riwayat sesi WhatsApp Web, hingga pengaturan keamanan akun.
Perlu diketahui, hingga saat ini WhatsApp belum memiliki menu resmi bernama “My Activity” seperti yang terdapat pada beberapa layanan Google. Namun, fungsi untuk memantau aktivitas akun memang tersedia melalui beberapa menu keamanan dan perangkat tertaut (Linked Devices).
Melalui fitur-fitur tersebut, pengguna dapat mengetahui apakah akun sedang digunakan di perangkat lain, kapan terakhir perangkat aktif, serta menghapus akses jika ditemukan perangkat yang tidak dikenali.
Untuk memastikan akun tetap aman, pengguna dapat memanfaatkan beberapa fitur bawaan WhatsApp berikut.
Fitur Linked Devices menjadi cara paling mudah untuk mengetahui apakah akun WhatsApp sedang digunakan pada perangkat lain.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Menu ini sangat penting karena seluruh sesi WhatsApp Web maupun aplikasi desktop akan ditampilkan secara lengkap.
Verifikasi dua langkah memberikan lapisan keamanan tambahan berupa PIN enam digit yang akan diminta ketika nomor WhatsApp didaftarkan kembali.
Cara mengaktifkannya:
Menurut panduan resmi WhatsApp, fitur ini membantu mengurangi risiko pengambilalihan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pengguna Android maupun iPhone dapat menambahkan perlindungan biometrik agar aplikasi hanya bisa dibuka menggunakan sidik jari atau Face ID.
Fitur ini membuat akses ke akun menjadi lebih aman apabila ponsel dipinjam orang lain.
Ada beberapa indikasi yang patut diwaspadai, antara lain:
Jika mengalami salah satu kondisi tersebut, segera lakukan pemeriksaan keamanan akun.
Apabila terdapat aktivitas yang tidak dikenal, lakukan beberapa langkah berikut.
Buka menu Linked Devices, kemudian keluarkan seluruh perangkat yang tidak dikenali agar sesi login langsung berakhir.
Segera ubah PIN verifikasi dua langkah agar akun tidak mudah diambil alih oleh pihak lain.
Pastikan menggunakan versi terbaru yang diunduh melalui Google Play Store atau Apple App Store agar memperoleh pembaruan keamanan terbaru.
WhatsApp tidak pernah meminta pengguna membagikan kode verifikasi melalui telepon, SMS, maupun pesan instan. Jangan pernah memberikan kode tersebut kepada siapa pun.
Jika akun benar-benar diduga diretas, segera laporkan melalui menu Help > Contact Us di aplikasi WhatsApp agar mendapatkan bantuan dari tim resmi.
Selain menjaga keamanan, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Manage Storage untuk mengelola ruang penyimpanan.
Cara mengaksesnya:
Melalui menu ini, pengguna dapat:
Pengelolaan penyimpanan secara rutin dapat membantu menjaga performa aplikasi tetap optimal.
Sebagian pengguna mencari menu bernama My Activity di WhatsApp tetapi tidak menemukannya.
Hal ini karena hingga saat artikel ini ditulis, WhatsApp belum merilis fitur resmi dengan nama tersebut. Aktivitas akun tersebar dalam beberapa menu, seperti:
Karena itu, jika menemukan informasi mengenai menu “My Activity WhatsApp”, pastikan sumbernya terpercaya dan sesuai dengan pembaruan resmi dari WhatsApp.
Agar akun tetap terlindungi, berikut beberapa langkah yang disarankan:
Hindari menggunakan kombinasi angka yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau urutan angka sederhana.
WhatsApp menyediakan pemberitahuan ketika kunci keamanan percakapan berubah sehingga pengguna dapat memastikan identitas lawan bicara.
Aplikasi WhatsApp tidak resmi berpotensi membahayakan keamanan data dan meningkatkan risiko pencurian akun.
Lakukan pemeriksaan secara berkala, terutama jika sering menggunakan WhatsApp Web di komputer umum atau perangkat kantor.
Meskipun istilah My Activity WhatsApp cukup populer di mesin pencari, WhatsApp belum menyediakan fitur resmi dengan nama tersebut. Namun, pengguna tetap dapat memantau aktivitas akun melalui menu Linked Devices, Two-Step Verification, serta berbagai pengaturan keamanan lainnya.
Melakukan pemeriksaan perangkat yang terhubung, mengaktifkan verifikasi dua langkah, dan memperbarui aplikasi secara rutin merupakan langkah sederhana yang efektif untuk menjaga keamanan akun. Meta juga terus mendorong pengguna memanfaatkan fitur keamanan bawaan agar akun tetap terlindungi dari akses yang tidak sah.