Pilkada Berlangsung Damai, Ansor Kalbar: Jaga Kebersamaan dan Majukan Kalimantan Barat

PERADABA.ID – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Silaturahmi Kebangsaan bertajuk “Menjaga Persatuan dan Kedamaian Pasca Pilkada Serentak Kalimantan Barat Tahun 2024” di Hotel Alimoer, Kubu Raya, Selasa, (10/12/24).
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalimantan Barat, H Rajuini mengatakan kegiatan digelar untuk menyambut sukses, aman, dan damainya keberlangsungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kalimantan Barat.
“Silaturahmi kebangsaan menjadi momentum merajut kebersamaan sebagai sesama anak bangsa khususnya yang ada di Kalimantan Barat,” kata Rajuini dalam sambutannya.
Ia kemudian mengajak agar masyarakat menjaga perdamaian, terutama mendukung pemerintahan yang baru untuk menuju kemajuan Kalimantan Barat yang lebih maju dan berkembang kedepannya.
Rajuini menegaskan, Kader Ansor-Banser akan tetap setia kepada agama, bangsa, dan negara khususnya di Kalimantan Barat. Ansor dan Banser, lanjutnya, tetap setia menjaga kedamaian, kebersamaan, dan kemajuan tanah yang kita cintai.
Baca juga:
- Klaim Gus Salam Pra MLB Digelar di Ponpes Tertua, At-Tauhid: MBOTEN KERSO, Mbah Yai Setuju untuk DIBATALKAN
- OJK Beri Dukungan terhadap Program Ansor-RMS Ansor Stokis
“Kader Ansor Banser diajari oleh Nahdlatul Ulama yakni kita semua mungkin saja meninggal besok, lusa, atau tahun depan. Akan tetapi, mari kita pastikan bersama negara yang kita cintai ini akan bertahan sampai hari kiamat,” tegas Rajuini.
“Digelarnya Silaturahmi Kebangsaan ini tujuannya tetap menjaga hubungan baik dan keakraban sesama anak bangsa. Kita undang semua ketua Partai Politik antara Provinsi di Kalimantan Barat, Ketua Organisasi Lintas Etnis, Lintas Agama, Forkopimda, dan Organisasi kepemudaan se-Kalimantan Barat,” sambungnya.
Ansor Kalimantan Barat berkomitmen untuk tetap menjaga kebersamaan dan memajukan Kalimantan Barat dengan tetap menghormati hasil pemilihan Pilkada karena telah melalui proses yang demokratis.
“Berbeda pilihan itu biasa, akan tetapi kalau sudah ditetapkan siapa yang terpilih kita harus mendukung dan mengakui bahwa itu adalah pemimpin kita yang sah karena di pilih oleh proses demokrasi yang berjalan baik aman dan lancar,” pungkasnya.



