Berita

Jawab Persoalan Anak Muda dan Digitalisasi, Ini yang Disiapkan Ansor

PERADABAN.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyoroti sejumlah masalah yang dihadapi anak muda. Komposisi demografis anak muda di Indonesia yang sangat besar harus direspon dengan cepat oleh GP Ansor.

“Kita dihadapkan pada isu-isu anak muda. Mau diapakan (jumlah besar) anak muda kita?” tanya Bang Addin di Yogyakarta, Minggu (29/9).

Menurut Bang Addin, Ansor telah menyiapkan badan yang akan menghubungkan setiap program organisasi dengan aktivitas anak muda.

“Kita punya satu badan namanya Ansor Hub. Ansor tidak hanya berkutat selain rekrutmen dari kader internal, tapi juga kita pastikan banyak anak-anak muda di Indonesia, di berbagai macam kota menjadi bagian dari anggota-anggota Ansor,” jelas Bang Addin.

“Mengaktivasi kembali seluruh kegiatan anak-anak muda, harus teguh dalam prinsip, fleksibel dalam soal cara dan strategi sesuai dengan kondisi dan perkembangan zaman,” imbuhnya.

Baca juga:

Transformasi digital menjadi tantangan kedua yang diperhatikan pria kelahiran Cirebon tersebut. Menurutnya, suka atau tidak suka, seluruh sahabat-sahabat harus mulai aware dengan transformasi digital teknologi.

“Perangkat-perangkat komunikasi harus kita hidupkan kembali. Oleh karena itu, bagian dari langkah-langkah organisasi kita membikin satu platform besar namanya aplikasi SIApps. Ini adalah sebuah platform di mana jutaan kader dan kegiatan Ansor terhubung, sifatnya paperless dalam administrasi,” kata Bang Addin.

Selain dua masalah di atas, Bang Addin memberikan perhatian pada permasalahan ekonomi. Ansor menurutnya, harus membangun sentra-sentra ekonomi. Maka, kebesaran jumlah yang dimiki Ansor harus dikonversi menjadi kualitas organisasi yang bermanfaat.

“Kita harus besar secara kualitas, tidak hanya kuantitas. Kita maksimalkan dengan kecepatan-kecepatan kita, berdasarkan data dan fakta di lapangan, dan momentum yang tepat,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button