Hattrick Peroleh Predikat WTP Picu LAZISNU Tingkatkan Kinerja Lembaga

PERADABAN.ID – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) kembali mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) berdasarkan hasil audit laporan keuangan tahun 2022.
Sebelumnya, pada tahun 2020 dan tahun 2021, LAZISNU mendapat predikat yang sama. Laporan keuangan LAZISNU tahun 2022 diaudit akuntan publik teregistrasi Budiandru, yang disahkan pada 2 Mei 2023.
Baca juga:
- LAZISNU PBNU Gelar Halalbihalal Se-Dunia, Habib Ali: Perkuat Konsolidasi
- PBNU Diundang dalam Annual Meeting Forum Ekonomi Dunia di Swiss
Atas predikat ini, Sekretaris LAZISNU PBNU Moesafa mengungkapkan hasil laporan keuangan tersebut merupakan konsolidasi lembaga.
“Ini merupakan hasil yang harus ita syukuri bersama. Ini bagian dari upaya yang sudah kita lakukan selama ini untuk penataan organisasi terutama dari sistem manajemen sekaigus konsolidasi kelembagaan,” ungkap Moesafa di Jakarta pada Selasa (23/5/2023).
Moesafa mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus yang telah menjalankan pelaksanaan manajemen LAZISNU dengan baik. Atas perolehan predikat itu, Moesafa mengatakan akan menjadi pemicu peningkatan kinerja lembaga.
“Ini merupakan hasil yang tidak boleh kita berpuas diri, akan tetapi menjadi pemicu bagi kinerja kita untuk semakin baik lagi,” lanjutnya.
Baca juga:
Berita dan Informasi Gus Yahya Terbaru
Moesafa menambahkan bahawa pada tahun berikutnya, LAZISNU akan mencapat target-target yang sudah disusun. Dirinya menegaskan bahwa LAZISNU akan bekerja sebagai lembaga yang modern, akuntabel, transparan, amanah dan profesional atau karib dikenal sebagai MANTAP.
Diketahui, laporan keuangan LAZISNU pada tahun 2022 dinilai akuntan public disajikan secara wajar. Dalam semua hal yang material, posisi keuangan Yayasan LAZISNU per 31 Desember 2022. Serta kinerja keuangan pada arus kasnya sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indoneisa.




2 Comments