Berita

Gus Aun Berpesan kepada Dai NU Agar Tampil Bak di Panggung Orkestra

PERADABAN.ID – Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Aunullah A’la Habib menyampaikan bahwa dai NU harus tampil secara orkestra. 

“Kita tidak lagi tampil seperti penyanyi Solo, maupun Band. Kita harus tampil secara Orkestra karena lawan kita bersama adalah sistem,” terang kiai yang akrab disapa Gus Aun itu dalam acara Penguatan Kelembagaan Dai-Daiyah NU, di Kantor PBNU, Ahad (6/8/2023)

Tampil secara orkestra yang dimaksud Gus Aun adalah mencermati konteks, memahami permasalahan dan menentuan strategi dan narasi yang tepat dan cermat kepada audiens atau jamaah.

Baca Juga

“Misinya seperti yang dibawa oleh para pendahulu kita, misi kenabian. Kita juga harus update informasi, apa isu baru dan apa yang perlu dikomentari secara tepat,” terang kiai asal Boyolali tersebut. 

Kiai yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Ansor (Wasekjend GP Ansor) itu juga memberikan pandangan untuk para dai juga memperhatikan dua wilayah sekaligus, offline dan online. 

“Dalam berdakwah, LD PBNU harus memberikan dukungan dengan bahasa yang pas di era perubahan dunia. Karena bahaya jika LD PBNU tidak ikut mewarnai baik offline ataupun online,” terangnya.

Baca Juga

Dalam kesempatan ini, Gus Aun juga mencoba menarasikan ulang bagaimana dunia hari ini telah mengalami perubahan besar. 

“Imam Syafii, Imam Asy’ari, Imam Al Ghazali sampai Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari adalah tokoh-tokoh peradaban Islam yang mampu menemukan intisari dari dua entitas yang berbeda,” jelas alumni Universitas Al Azhar Mesir itu.

“Mereka semua, barokah dan manfaatnya masih dikenang dan dipakai sampai sekarang,” lanjutnya.

Gus Aun kemudian berpendapat bahwa dalam membentuk karakter seperti tokoh-tokoh tersebut dibutuhkan mental dan kemampuan besar. Karena kalau tidak mempunyai dua itu, jatuhnya malah meniru. 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button