Sinopsis Never Ending Summer, Drama China yang Pertemukan Bao Shangen dan Daniel Zhou

5 minutes reading View : 8
Dedi Mujamil S.H.
Hiburan - 09 Jul 2026

Industri drama China kembali menghadirkan tontonan segar lewat Never Ending Summer, judul yang langsung mencuri perhatian penggemar drama romansa Asia begitu tayang perdana. Drama ini mempertemukan dua aktor muda yang sedang naik daun, Bao Shangen dan Zhou Keyu atau lebih dikenal dengan nama Daniel Zhou, dalam kisah cinta yang dibumbui konflik keluarga, tekanan ekonomi, dan luka masa lalu yang belum sepenuhnya sembuh.

Bukan sekadar drama remaja biasa, Never Ending Summer mengangkat tema yang cukup berat untuk ukuran drama bergenre youth romance, mulai dari beban ekonomi keluarga, trauma masa kecil, hingga dilema moral seorang remaja yang harus mengambil keputusan sulit demi menyelamatkan nyawa orang yang dicintainya. Kombinasi ini yang membuat drama tersebut dianggap berbeda dari drama sejenis yang biasanya hanya berkutat pada romansa ringan tanpa kedalaman cerita.

Bagi yang penasaran dengan jalan cerita lengkapnya, berikut sinopsis Never Ending Summer beserta berbagai informasi pendukung seputar drama ini, mulai dari pemeran, jadwal tayang, hingga sumber cerita aslinya.

Sinopsis Never Ending Summer

Cerita Never Ending Summer berpusat pada sosok Zhou Wan, diperankan oleh Bao Shangen, seorang siswi berprestasi dengan tekad yang sangat kuat meski hidup dalam keterbatasan. Ketegaran Zhou Wan diuji ketika sang nenek, satu-satunya keluarga yang selama ini merawatnya, jatuh sakit parah dan membutuhkan biaya operasi dalam jumlah besar.

Zhou Wan sempat mencoba meminta bantuan kepada ibu kandungnya, namun upaya itu gagal karena sang ibu telah lama menelantarkannya. Terdesak oleh keadaan, Zhou Wan mengambil keputusan berani sekaligus berisiko, yaitu mendekati Lu Xixiao, anak tiri dari ibu kandungnya sendiri, dengan harapan bisa memperoleh dana darurat untuk operasi sang nenek.

Lu Xixiao, yang diperankan Daniel Zhou, dikenal sebagai sosok pemberontak dengan reputasi buruk di lingkungannya. Awalnya, pendekatan Zhou Wan terhadap Lu Xixiao murni didasari motif kepentingan pribadi. Namun begitu memasuki musim panas setelah kelulusan sekolah, hubungan keduanya perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih tulus.

Romansa yang Tumbuh di Tengah Keterbatasan

Selama musim panas tersebut, Zhou Wan dan Lu Xixiao saling menopang satu sama lain dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup. Kedekatan emosional yang terbangun membuat benih cinta tumbuh di antara keduanya, meski masing-masing masih menyimpan ketidakpastian tentang masa depan.

Sayangnya, kisah cinta masa muda ini tidak berjalan mulus. Tekanan dari kenyataan hidup yang keras, ditambah kesalahpahaman besar di antara mereka, akhirnya memaksa Zhou Wan dan Lu Xixiao berpisah dan menjalani hidup masing-masing.

Sepuluh Tahun Kemudian, Takdir Kembali Mempertemukan

Alur cerita kemudian melompat sepuluh tahun ke depan, saat takdir mempertemukan kembali Zhou Wan dan Lu Xixiao di lingkungan kerja yang sama. Luka dan trauma masa lalu membuat Lu Xixiao kerap bersikap dingin dan mempersulit posisi Zhou Wan dalam berbagai urusan pekerjaan.

Namun di balik sikap dinginnya, perlahan terungkap bahwa perasaan Lu Xixiao terhadap Zhou Wan sebenarnya tidak pernah benar-benar hilang. Hubungan keduanya kembali bergerak dinamis ketika mereka ditugaskan bersama untuk mengungkap kebenaran di balik sebuah kasus kecelakaan pabrik lama yang selama ini terlupakan. Proses investigasi inilah yang perlahan mendekatkan kembali hati mereka yang sempat terpisah selama satu dekade.

Diadaptasi dari Novel Populer Zhui Luo

Never Ending Summer bukan cerita orisinal yang ditulis khusus untuk layar kaca, melainkan adaptasi dari novel daring populer berjudul Zhui Luo karya penulis Tian Cu Yu. Popularitas novel ini di kalangan pembaca daring turut menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat adaptasi dramanya dinanti banyak penggemar drama China.

Proses adaptasi dari novel ke skenario drama sendiri kerap menjadi bahan diskusi di kalangan penonton, terutama terkait seberapa setia alur cerita di layar kaca terhadap versi aslinya. Fenomena serupa juga terjadi pada Never Ending Summer, di mana sebagian pembaca setia novel Zhui Luo memberikan tanggapan beragam terhadap penyesuaian cerita dalam versi dramanya.

Sutradara, Penulis Naskah, dan Deretan Pemeran

Never Ending Summer digarap oleh sutradara Hsu Chaojen, yang sebelumnya juga menangani drama Delicious Romance. Naskah drama ini ditulis oleh Tong Shuangshuang dan Gao Jiaqi, dengan Gao Jiaqi sebelumnya dikenal sebagai penulis skenario drama Our Secret yang tayang pada 2021.

Selain Bao Shangen dan Daniel Zhou sebagai pemeran utama, drama ini turut diperkuat oleh sejumlah nama lain seperti Zhao Yingbo, Ke Chun, Huang Yi, Xu Yuanyina, dan Fu Weilun yang mengisi berbagai karakter pendukung sepanjang cerita.

Jadwal Tayang dan Platform Streaming

Never Ending Summer terdiri dari 29 episode dan mulai tayang sejak 16 Juni di platform streaming iQIYI dan Mango TV. Bagi penonton Indonesia, drama ini juga dapat diakses melalui kanal resmi iQIYI Indonesia lengkap dengan terjemahan bahasa Indonesia, sehingga memudahkan penggemar drama China di Tanah Air untuk mengikuti jalan ceritanya dari episode pertama.

Kenapa Never Ending Summer Menarik Perhatian Penonton

Ada beberapa alasan yang membuat Never Ending Summer cukup ramai diperbincangkan sejak awal penayangannya. Pertama, tema cerita yang mengangkat isu ekonomi keluarga dan pengorbanan seorang remaja demi menyelamatkan keluarganya dianggap lebih membumi dibandingkan drama romansa remaja pada umumnya yang cenderung berfokus pada kemewahan atau konflik ringan.

Kedua, chemistry antara Bao Shangen dan Daniel Zhou turut menjadi sorotan. Keduanya dinilai mampu menghidupkan dinamika hubungan yang kompleks, mulai dari masa remaja penuh keraguan hingga pertemuan kembali sebagai orang dewasa yang membawa luka lama.

Ketiga, struktur cerita yang melompat sepuluh tahun ke depan memberikan ruang eksplorasi karakter yang lebih dalam, terutama dalam menggambarkan bagaimana pengalaman pahit di masa muda memengaruhi cara pandang dan sikap seseorang ketika dewasa.

Meski begitu, seperti banyak drama adaptasi novel populer, Never Ending Summer juga tidak luput dari perbandingan dengan versi aslinya. Sejumlah penonton yang sudah lebih dulu membaca novel Zhui Luo menilai ada beberapa penyesuaian alur cerita yang cukup signifikan dalam versi dramanya, sehingga memunculkan diskusi hangat di berbagai platform media sosial dan forum penggemar drama China.

Kesimpulan

Never Ending Summer menghadirkan kombinasi antara romansa masa muda, konflik keluarga, dan proses penyembuhan luka masa lalu dalam satu rangkaian cerita yang runtut. Dengan didukung sutradara berpengalaman, naskah yang diadaptasi dari novel populer, serta chemistry kuat antara Bao Shangen dan Daniel Zhou, drama berjumlah 29 episode ini menjadi salah satu tontonan yang layak diikuti bagi penggemar drama China, terutama yang menyukai kisah cinta dengan lapisan emosi yang lebih dalam.

Bagi yang tertarik menonton, Never Ending Summer sudah dapat disaksikan melalui iQIYI dan Mango TV sejak 16 Juni, lengkap dengan opsi subtitle bahasa Indonesia melalui kanal resmi iQIYI Indonesia.

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *